foto1
Menjadi Program Studi Unggul di Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
foto1
Kompetitif di Wilayah Sumatera pada Tahun 2026
foto1
Program Studi dengan Akreditasi B BAN-PT
foto1
Mengembangkan Kerja Sama dengan Berbagai Lembaga atau Instansi Terkait
foto1
Kompetensi Pendukung Lulusan: Jurnalis Media Cetak, Jurnalis Media Televisi, Pengajar BIPA

Mencerdaskan dan Menginspirasi Anak Bangsa

Statistik Pengunjung

382486
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
27
221
1038
379782
3779
4854
382486

Your IP: 118.97.164.113
Server Time: 2018-10-21 05:31:50

Login Form

STKIP PGRI Sumatera Barat (Sumbar)  menggelar kegiatan Pembekalan Calon Wisudawan periode ke- 57 di STKIP PGRI Convention Centre (SCC)  pada Rabu (03/10). Kegiatan itu mengusung tema " Peluang dan Tantangan Dalam Menghadapi Dunia Kerja di Era 4.0, yang diikuti oleh sebanyak 956 orang wisudawan termasuk 106 diantaranya calon wisudawan dari Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Kegiatan pembekalan tersebut dibuka secara resmi oleh ketua STKIP PGRI Sumbar, Zusmelia.

Dalam sambutannya Ia menyampaikan kepada seluruh calon wisudawan untuk selalu bersyukur dan terus belajar sampai akhir hayat. "Bersyukurlah dan minta pada Allah, S.W.T, mudah-mudahan perjuangan ananda semuanya dimudahkan," ujarnya. Ia juga nenambahkan, STKIP PGRI Sumbar tiada henti untuk selalu memperjuangkan mahasiswa dan alumni-alumninya. Hal itu sudah dibuktikan oleh STKIP PGRI Sumbar.  Pada acara wisuda yang akan datang, semua Ijazah,  transkrip nilai,  dan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) wisudawannya sudah bisa dibagikan yaitu ketika mereka sudah dilantik secara resmi pada Sabtu dan Minggu (6-7/10). "Ini merupakan terobosan pertama kali yang dilakukan oleh STKIP PGRI Sumbar agar lulusannya bisa langsung terjun kedunia kerja" tegasnya. STKIP PGRI Sumbar melepas alumninya pada kategori level 6 dan tidak hanya membekali lulusannya untuk menjadi seorang guru,  tetapi banyak profil pendukung lainnya agar alumninya bisa bekerja di lapangan kerja. "mudah-mudahan dengan kegiatan ini calon wisudawan memiliki bekal yang cukup dalam menghadapi persaingan dunia kerja" harapnya.

Kegiatan pembekalan tersebut diisi dengan acara penyampaian materi,  penyerahan kenang-kenangan dan penyerahan beasiswa dari alumni kepada mahasiswa STKIP PGRI Sumbar. Pemateri yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut adalah.  Prof.  Dr.  Werry Darta Taifur, SE, MA.  Mantan rektor Universitas Andalas dan Dr.  Erismar Amri, M. Si dari Unit Ketenagakerjaan dan Humas STKIP PGRI Sumbar. Mereka menyampaikan materi tentang Peluang, Tantangan dan Persiapan Dalam Menghadapi Dunia Kerja di Era 4.0. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan sumbangan alumni oleh perwakilan calon wisudawan kepada STKIP PGRI Sumbar sebesar Rp.  143.400.000 serta penyerahan Beasiswa dari Alumni kepada perwakilan Mahasiswa STKIP PGRI Sumbar.

Kegiatan itu dihadiri oleh pimpinan institusi, pimpinan prodi dan unit, dosen prodi selingkungan STKIP PGRI Sumbar dan diikuti oleh seluruh calon wisudawan.

PKKMB Gerbang Awal bagi Mahasiswa Baru STKIP PGRI Sumatera Barat

STKIP PGRI Sumatera Barat (Sumbar) menjadi lingkungan baru bagi 1.239 mahasiswa yang baru diterima kuliah di perguruan tinggi itu untuk tahun akademik 2018/2019 ini. Awal pengenalan lingkungan kampus itu mereka lalui pada Program Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) yang dimulai dari tanggal 20-30 September ini. Dalam kegiatan itu berbagai aktivitas kampus akan mereka ketahui dan lalui hingga masa wisuda tiba. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X, Prof. Dr. Herri, SE, MBA.

Sedangkan, Anggota DPR RI Komisi X, Endre Saifoel yang juga hadir pada acara PKKMB tersebut menyampaikan bahwa dirinya juga menyerahkan bantuan beasiswa kepada 70 mahasiswa baru yang diterima di STKIP PGRI Sumbar tersebut. Soalnya, kata Endre Saifoel, dari mahasiswa yang diterima perguruan tinggi ini juga berasal dari berbagai latar belakang perekonomian keluarganya. "Untuk mereka yang kurang mampu dan berprestasi, ada disediakan beasiswa. Mulai dari bidik misi dan beasiswa berprestasi," kata Endre Saifoel.

Untuk STKIP PGRI Sumbar sendiri, lanjutnya, akan ada penambahan kouta penerimaan beasiswa bidik misi dari 70 hingga 75 orang mahasiswa. Untuk mereka berprestasi, disediakan kuota beasiswa untuk 100 orang lebih. Terkait keinginan STKIP PGRI Sumbar menjadi universitas, Endre Saifoel yang akrab disapa Haji Wen, memberikan apresiasi dan dorongannya. "Saya siap membantunya nanti," tegas Haji Wen.

 

Ketua STKIP PGRI Sumbar, Zusmelia menyampaikan jumlah mahasiswa yang diterima tahun ini terbilang cukup banyak dibanding penerimaan tahun sebelumnya. "Ada sebanyak 1.239 mahasiswa baru untuk 14 prodi. Artinya ada peningkatan hingga 25 persen di bandingkan tahun lalu, yakni 1.239 orang mahasiswa. Dan paling banyak peminatnya, Prodi Ekonomi," katanya. Melihat makin tingginya anomi masyarakat untuk menguliahkan anaknya di STKIP PGRI Sumbar itu, lanjut Zusmelia, tidak terlepas dari upaya pihak STKIP PGRI Sumbar dan Yayasan untuk terus memperbaiki mutu pendidikan di kampus itu melalui penyediaan tenaga dosen berkualitas serta penambahan fasilitas penunjang di kampus STKIP PGRI Sumbar.

"Selain itu bukti lain dari keseriusan kami meningkatkan mutu pendidikan di STKIP PGRI Sumbar ini dapat dilihat dengan keinginan kami untuk menjadikan kampus ini menjadi Universitas pada 2019 nanti," jelas Zusmelia lagi. Ini berangkat dari persyaratan yang sudah disiapkan pihak perguruan ini untuk bertransformasi menjadi sebuah Universitas baru di Sumbar. "Persyaratan yang sudah kami siapkan itu mulai dari sarana dan prasarana, tenaga kependidikan ataupun staf dosen sudah dipersiapkan secara matang," ujar ketua STKIP PGRI Sumbar itu.

Dirinya menambahkan, saat ini sarana dan prasarananya sudah lengkap, ditambah pula sudah memiliki 265 dosen tetap. Dengan rincian, 12 orang dosen luar biasa, 18 orang dosen bergelar doktor, dan 45 orang dosen diantaranya sedang menyelesaikan kuliah S3. "Artinya, target 2020-2024, minimal 20 persen dosen sudah bergelar doktor," tambah Zusmelia. Disamping itu, terangnya, untuk bidang penelitian, STKIP PGRI Sumbar menjadi satu-satunya perguruan tinggi yang pertama masuk klaster utama dan rangking 83 se-perguruan tinggi di Indonesia. 

Dengan mengikuti kegiatan PKKMB, lanjut Zusmelia, ini nantinya dapat menjadi bekal untuk mendukung keberhasilan studi para mahasiswa itu di kampus STKIP PGRI Sumbar ini. "Karenanya implementasi PKKMB perlu diperkuat dengan peraturan internal perguruan tinggi agar terhindar dari pelanggaran tata tertib, norma, etika dan hukum," ungkap Zusmelia.

WORKSHOP

Metodologi Penelitian Pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI SUMBAR

 

                 Senin 19 desember 2016 Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia mengadakan WORKSHOP yang merupakan sebuah program kerja dari Prodi bahasa dan sastra Indonesia, Workshop ini bertemakan Optimalisasi kualitas dosen sebagai peneliti pengajaran bahasa dan sastra Indonesia dalam meningkatkan kualitas akademik, yang bertujuan untuk menambah wawasan para dosen program studi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia dalam penelitian kuantitatif.

                Workshop berlangsung satu hari dari jam 8:30-17:00 wib di ruang sidang gedung D lt II. Pemateri yang di undang oleh prodi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia adalah Bpk. Prof. Dr. Syihabuddin, M.Pd. Kegiatan ini diikuti oleh semua dosen dan staf program studi Bahasa dan Sastra Indonesia. (oleh Taufik Mardan)

KATA SAMBUTAN OLEH Bpk. ISWADI BAHARDUR, S.S., M.Pd

SELAKU KETUA PROGRAM STUDI BAHASA DAN SASTRA INDONESIA PADA WORKSHOP

Metodologi Penelitian Pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia 19 DESEMBER 2016.

KATA SAMBUTAN SEKALIGUS PEMBUKAAN OLEH Bpk. JARUDIN, MA., Ph.D

SELAKU WAKA IISTKIP PGRI SUMATERA BARAT

PENYERAHAN PLAKAT KEPADA NARASUMBER OLEH Bpk. JARUDIN, MA., PhD SELAKU WAKA II

STKIP PGRI SUMATERA BARAT

FOTO BERSAMA WAKA II, KETUA PRODI, NARASUMBER DAN DOSEN SERTA STAF PROGRAM STUDI BAHASA DAN SASTRA INDONESIA PADA WORKSHOP

Metodologi Penelitian Pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia 19 DESEMBER 2016.

PESERTA WORKSHOP Metodologi penelitian pengajaran bahasa dan sastra Indonesia

 

PEMATERI WORKSHOP Metodologi Penelitian Pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

Bpk. Prof. Dr. SYIHABUDDIN, M.Pd.

PEMATERI Prof. Dr. SYIHABUDDIN, MPd. LAGI BERFIKIR

 

 

 

Silaturrahmi Mahasiswa Keguruan (SIMAK) STKIP PGRI Sumatera Barat yang di adakan oleh kampus STKIP PGRI setiap tahunnya untuk menyambut kedatangan mahasiswa baru (MABA), dimana setiap masing-masing prodi wajib mengikuti SIMAK karena pada saat ini lah mahasiswa mengenal dari Pimpinan, dosen, staf dan kakak seniornya. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut yaitu mulai dari tanggal 7-9 September 2017.

 Dalam kegiatan SIMAK ini dari setiap prodi wajib mengikuti lomba yang diwakili dari mahasiswa baru . Alhamdulillah pada saat acara SIMAK Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra membawa 3 buah piala. Ada pun lomba yang di adakan saat SIMAK yaitu:

 1.    Solo song

 2.    Uda uni SIMAK

 3.    Puisi

 4.    Konsumsi

 5.    Kebersihan

    Kegiatan ini bukan hanya bermanfaat bagi mahsiswa baru tapi juga bagi seniro dan dosen, karna dalam kegiatan ini mahasiswa dan dosen saling membantu apalagi dari setiap prodi itu berlomba untuk memenangkan lomba di acara yang sangat meriah ini yang diadakan oleh kampus. Khusunya Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi begitu mempersiapkan berbagai hal untuk acara SIMAK ini, mulai dari perlengkapan dan apa saja yang di perlukan saat SIMAK. Dalam kegiatan yang sibuk bukan hanya panitia dari setiap prodi tapi para dosen juga ikut membantu agar prodi bisa bersaing secara sehat di acara SIMAK tersebut.

 

Keakraban Mahasiswa Baru Himpunan Mahasiswa Program Studi

Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

 dengan Tema

 "Merajut Keharmonisan dan Mempercepat Tali Persaudaraan dalam Bingkai Keluarga Besar Bahasa dan Sastra Indonesia"

 

Kata Sambutan dari Ketua Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Kata Sambutan dari Waka II Pak Jarudin, Ph.D.

Salah Satu Peserta Lomba Yel-yel yang Sangat Menghibur

Foto Bersama dengan Pemenang Lomba